Ke-sekian kali
foto diambil di Kids Fun; pada masanya
Meluap tak terbendung.
Berarak berasap tak nampak.
Menghampiri cermin yang tak pernah berteriak, meraung, atau terisak ketika kita datang padanya, diam biasanya. Kali ini dia menerka tanpa tanya,
"Jadilah bagian terbaik dirimu, meskipun ada yang menyakiti hatimu, buatlah mereka bangga, dengan mengecewakanmu justru meneguhkan hatimu. Jangan lupa, harapan yang terlampau tinggi juga yang akan mengecewakanmu. Jadi, sewajar-wajarnya berharap saja. Dan, jangan terlalu mencintai manusia, hanya satu yang patut paling kamu cintai, Tuhanmu."
Terimakasih atas duka dan nestapa yang pernah mampir, aku bersyukur.
Dan kini, aku berhak bahagia.
Semoga lekas pulih hati dan pikirmu seiring berjalannya waktu agar dapat memperbaiki kecewa yang pernah tercipta dari ulahmu.
- sedang haid ditemani derasnya hujan yang mengetuk jendela

Komentar
Posting Komentar